Articles

Ini Akibatnya Jika Menahan Kencing Terlalu Lama – (Click here for English) →

SCROLL DOWN FOR ENGLISH
Pekerjaan yang menumpuk, sedang di perjalanan, atau di saat menunggu wawancara sering kali membuat kita mengabaikan kebutuhan untuk segera buang air kecil. Bahkan kita menahannya, semampu kita bisa.
Namun, kebiasaan ini dapat mengakibatkan komplikasi kesehatan yang serius dalam jangka panjang. Dimana Anda sendiri yang akan mendapatkan akibatnya dikarenakan menahan kencing terlalu lama dan sering.
Padahal, kandung kemih yang merupakan tempat di mana urin ditampung merupakan kantung otot yang membentang dan hanya mampu menampung dengan kapasitas tertentu. Dindingnya dilapisi dengan reseptor, untuk mengukur seberapa jauh mampu menampung urin.
Reseptornya akan mengirim sinyal ke otak dan menginformasikan kebutuhan untuk segera “meringankan diri”. Sinyal biasanya dikirim ketika kandung kemih sekitar setengah penuh. Namun, otak Anda memiliki kata terakhir dalam menentukan kapan Anda benar-benar akan buang air kecil.
Tergantung pada situasi, seberapa mampu Anda dapat mengontrol diri sendiri dan mengabaikan stimulus dari kandung kemih Anda ke otak.
Disalin dari beritauaja.com yang mengutip dari Healthy Food Team, berikut ini adalah beberapa akibat dari menahan kencing terlalu lama :
1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
ISK adalah masalah kesehatan nomor satu, yang diakibatkan seringnya Anda menunda kebutuhan untuk buang air kecil. Hal ini terjadi karena penumpukan bakteri di sekitar pembukaan uretra Anda. Uretra adalah tabung yang mengangkut urin dari kandung kemih ke luar, jadi ketika urin ditahan, bakteri cenderung masuk dan menumpuk.
 
2. Kandung Kemih Sensitif
Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi sensitivitas kandung kemih, dan paling sering diakibatkan oleh makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Namun, menahan urin juga dapat berkontribusi pada kandung kemih menjadi sensitif, terutama karena mempengaruhi fungsi yang tepat dari reseptor di dinding kandung kemih.
Sebagai kandung kemih memperluas untuk mengakomodasi peningkatan jumlah urin, sensor atau reseptor menjadi terlalu aktif, yang menghasilkan memiliki kebutuhan sering pergi ke toilet, setidaknya lebih sering dari biasanya. Ini akhirnya mengarah ke ISK juga.
 
3. Retensi urin
Retensi urin adalah ketidakmampuan seseorang untuk benar-benar mengosongkan kandung kemih. Baik akut atau kronis, ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa, disertai dengan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Retensi urin kronis berlangsung untuk waktu yang lama, dan dapat memicu masalah lain seperti inkontinensia━ketidakmampuan menahan kencing, serta infeksi saluran kemih.
Dari sudut pandang kedokteran, setiap kali Anda merasa perlu untuk buang air kecil, sebaiknya jangan menunda-nunda. Agar kandung kemih Anda tidak menderita.

Sumber Artikel : lovepurrscat.blogspot.com/…/ini-akibatnya-jika-menahankencing.html


The work piling up, while on the go, or at the time of waiting for interviews often lead us to overlook the need to urinate immediately. In fact we hold him, as best we can.

However, this practice can lead to serious health complications in the long term. Where you yourself are going to get a result due to hold urine for too long and often.

In fact, the bladder is where urine is accommodated a muscular sac that stretches and only able to accommodate the specified capacity. The walls are lined with receptors, to measure how far can accommodate urine.
Receptor sends signals to the brain and inform the need for immediate “relieve themselves”. The signal is sent when the bladder is usually about half full. However, your brain has the last word in determining when you are really going to urinate.
Depending on the situation, how well you can control yourself and ignore the stimulus from your bladder to the brain.

Copied from beritauaja.com quoting from the Healthy Food Team, the following are some of the consequences of holding urine for too long:

1. Urinary Tract Infection (UTI)

UTI is the number one health problem, which caused frequent you delay the need to urinate. This happens because of a buildup of bacteria around the opening of your urethra. The urethra is the tube that carries urine from the bladder to the outside, so when the urine was arrested, the bacteria tend to enter and accumulate.2. Bladder Sensitive

There are a number of factors that affect the sensitivity of the bladder, and is most often caused by food and beverages you consume. However, holding urine may also contribute to bladder becomes sensitive, especially as it affects the proper function of the receptors in the bladder wall.As the bladder expands to accommodate the increased amount of urine, sensors or receptors become overactive, which has resulted in frequent need to go to the toilet, at least more often than usual. This eventually leads to ISK as well.

3. Urinary retention

Urinary retention is the inability to completely empty the bladder. Either acute or chronic, it is a life-threatening condition, accompanied by pain and discomfort. Chronic urinary retention lasts for a long time, and can lead to other problems such as inkontinensia━ketidakmampuan hold urine, and urinary tract infections.From the medical point of view, whenever you feel the need to urinate, you should not procrastinate. Bladder so that you do not suffer.


Article Source: lovepurrscat.blogspot.com/…/ini-akibatnya-jika-menahan-kencing.html